MARKET-DRIVEN DEVELOPMENT DALAM PENGEMBANGAN HILIRISASI KELAPA SAWIT: ANALISIS RANTAI NILAI DAN STRATEGI DI PROVINSI RIAU

Penulis

  • Azrul Muslihin Author

Kata Kunci:

Pengembangan Berbasis Pasar, Hilirisasi, Nilai Tambah, Kelapa Sawit, Rantai Nilai, Riau

Abstrak

Provinsi Riau merupakan salah satu sentra utama perkebunan kelapa sawit Indonesia dengan luas areal sekitar 3,37 juta hektare dan produksi lebih dari 9 juta ton per tahun. Besarnya kapasitas produksi tersebut belum sepenuhnya diikuti kemampuan daerah menangkap nilai tambah dari aktivitas hilir. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi rantai nilai kelapa sawit Riau, perkembangan produksi dan harga, kesenjangan orientasi program daerah dengan kebutuhan pasar, serta merumuskan strategi pengembangan sektor berbasis pasar untuk mendorong hilirisasi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan analisis kuantitatif dan kualitatif berbasis data sekunder periode 2021–2025 yang bersumber dari BPS Provinsi Riau, Dinas Perkebunan Provinsi Riau, dan dokumen kebijakan terkait. Analisis dilakukan melalui tren time-series, value chain analysis, gap analysis, dan SWOT. Hasil menunjukkan bahwa perkebunan rakyat menguasai 68,1% luas areal pada 2024, tetapi produktivitas tahun 2025 hanya 2,49 ton/ha, lebih rendah daripada perkebunan besar swasta sebesar 3,20 ton/ha dan perkebunan besar negara sebesar 4,79 ton/ha. Selama 2021–2025, luas areal rakyat meningkat 42,3%, produksi 54,6%, sedangkan produktivitas hanya meningkat 8,7%. Gap analysis menunjukkan bahwa program daerah yang dianalisis masih lebih kuat berorientasi pada peningkatan kapasitas produksi, sedangkan peluang permintaan baru banyak dibentuk oleh kebijakan nasional. Berdasarkan temuan tersebut, strategi yang direkomendasikan meliputi pengembangan klaster hilirisasi, pengaitan replanting dengan kepastian pasar, penguatan sistem informasi industri hilir, diversifikasi pasar, sinergi kebijakan nasional, dan penguatan kelembagaan petani.

Referensi

Aulia, A. F., Sandhu, H., & Millington, A. C. (2020). Quantifying the economic value of ecosystem services in oil palm dominated landscapes in Riau Province in Sumatra, Indonesia. Land, 9(6), 194. https://doi.org/10.3390/land9060194

Badan Pusat Statistik. (2025). Konsep nilai tukar petani (NTP). Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik Provinsi Riau. (2026). Provinsi Riau dalam angka 2026. BPS Provinsi Riau.

Dinas Perkebunan Provinsi Riau. (2025). Statistik perkebunan Provinsi Riau tahun 2024. Dinas Perkebunan Provinsi Riau.

Febrian, R. A., & Yuza, A. F. (2023). Plantation sector policy governance by the regional government of Riau Province (leading commodities study). Jurnal Ilmiah Peuradeun, 11(1), 345–362. https://doi.org/10.26811/peuradeun.v11i1.802

Gandhi, P., & Takanashi, F. (2025). Sustainable palm oil downstream value chain in industrial zones: A case study in Riau Province, Indonesia. International Journal of Environmental & Rural Development, 16(2), 191–197. https://doi.org/10.32115/ijerd.16.2_191

Hariyanti, F., Syahza, A., Zulkarnain, & Nofrizal. (2024). Economic transformation based on leading commodities through sustainable development of the oil palm industry. Heliyon, 10(4), e25674. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e25674

Hatmaja, D., Andri, S., Heriyanto, M., & Mayarni. (2024). Pricing of fresh fruit bunches (FFB) from oil palm in Riau Province, Indonesia: Developing a collaborative governance model for sustainable agriculture. International Journal of Religion, 5(11), 584–593. https://doi.org/10.61707/p51yna78

Heriyanto, H., Karya, D., Choanji, T., Asrol, A., Bakce, D., & Elinur, E. (2019). Regression model in transitional geological environment for calculation farming and production of oil palm dominant factor in Indragiri Hilir Riau Province. Journal of Geoscience, Engineering, Environment, and Technology, 4(1), 56–65. https://doi.org/10.25299/jgeet.2019.4.1.2600

Irawan, Y. Y., Widyaningtyas, S., Arwani, M., Nanda, R. F., & Robbani, S. (2026). Strategies for institutional strengthening of an autonomous business unit of an oil palm cooperative in Riau Province. Agroindustrial Technology Journal, 10(1), 57–69. https://doi.org/10.21111/atj.v10i1.25

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. (2026, 9 Juli). Luncurkan mandatori B50, ESDM tegaskan kesiapan Indonesia perkuat kedaulatan energi. Kementerian ESDM. https://esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/luncurkan-mandatori-b50-esdm-tegaskan-kesiapan-indonesia-perkuat-kedaulatan-energi

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. (2026). Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 16 Tahun 2026 tentang Kebijakan dan Pengaturan Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam Strategis Kelapa Sawit. https://peraturan.beacukai.go.id/regulasi/index.html?page=detail/hal/9/1556/peraturan-menteri-perdagangan/mdag-16-2026/peraturan-menteri-perdagangan-republik-indonesia-nomor-16-tahun-2026-tentang-kebijakan-dan-pengaturan-ekspor-komoditas-sumber-daya-alam-strategis-kelapa-sawit.html

Kohli, A. K., & Jaworski, B. J. (1990). Market orientation: The construct, research propositions, and managerial implications. Journal of Marketing, 54(2), 1–18. https://doi.org/10.1177/002224299005400201

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.

Narver, J. C., & Slater, S. F. (1990). The effect of a market orientation on business profitability. Journal of Marketing, 54(4), 20–35. https://doi.org/10.1177/002224299005400403

Porter, M. E. (1985). Competitive advantage: Creating and sustaining superior performance. Free Press.

Syahza, A., Bakce, D., Irianti, M., Asmit, B., & Nasrul, B. (2021). Development of superior plantation commodities based on sustainable development. International Journal of Sustainable Development and Planning, 16(4), 683–692. https://doi.org/10.18280/ijsdp.160408

Usapein, P., Tuntiwiwattanapun, N., Polburee, P., Veerakul, P., Seekao, C., & Chavalparit, O. (2022). Transition pathway palm oil research framework toward a bio-circular-green economy model using SWOT analysis: A case study of Thailand. Frontiers in Environmental Science, 10, 877329. https://doi.org/10.3389/fenvs.2022.877329

Diterbitkan

2026-09-01 — Diperbaharui pada 2026-09-01

Cara Mengutip

MARKET-DRIVEN DEVELOPMENT DALAM PENGEMBANGAN HILIRISASI KELAPA SAWIT: ANALISIS RANTAI NILAI DAN STRATEGI DI PROVINSI RIAU. (2026). Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Sosial Ekonomi, 1(1), 1-15. https://journal.ypkmi.com/index.php/JMASE/article/view/1

Terbitan

Bagian

Articles